Selasa, 14 Januari 2014

RPP "Sifat Fisis Senyawa dan Bentuk Molekul"



Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kimia Kelas X
(Implementasi Kurikulum 2013)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
A.    Identitas
Identitas Sekolah : SMA . . .
Mata Pelajaran      : Kimia
Kelas /Semester     : X / 1
Materi Pokok        : Sifat Fisis Senyawa dan Bentuk Molekul
Alokasi Waktu      : 3 x 45 Menit

B.     Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator :
KD dari KI  :
1.1.  Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
Indikator :
·         Mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa.
·         Mengamalkan ajaran agama yang dianut.
KD dari KI 2 :
2.1.Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, gotong royong, kerjasama, toleran, damai, santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Indikator :
·         Jujur dalam mengerjakan tugas yang diberikan.
·         Menyelesaikan secara disiplin (tepat waktu).
·         Peduli terhadap lingkungan sekitar.
·         Dapat bekerjasama dengan baik antar teman dalam menyelesikan tugas kelompok.
·         Aktif dalam mencari sumber pengetahuan yang mendukung penyelesaian masalah.
·          Berbuat santun terhadap sesama.


KD dari KI 3 :
3.1.Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Indikator :
·         Menerapkan teori vsepr dan hibridisasi untuk menentukan bentuk molekul suatu senyawa.
·         Menganalisis suatu masalah untuk menentukan sifat fisis suatu senyawa berdasarkan jenis ikatannya.
·         Mengasah rasa ingin tahu dan berfikir kreatif.
KD dari KI 4 :
4.1.Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak  terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
Indikator :
·         Mengolah data suatu senyawa yang diperoleh dalam suatu soal, kemudia menalar termasuk senyawa apakah senyawa tersebut.

C. Tujuan Pembelajaran
1.   Mengolah dan menganalisis perbandingan proses pembentukan  ikatan ion,  ikatan kovalen, ikatan kovalen koordinasi, dan ikatan logam serta interaksi antar partikel (atom, ion, molekul) materi dan hubungannya dengan sifat fisik materi.
2.   Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan kepolaran senyawa.
3.    Meramalkan bentuk molekul berdasarkan teori jumlah pasangan elektron di sekitar inti atom (Teori Domain Elektron).

D.    Materi Pembelajaran
1.      Sifat fisis senyawa ion, kovalen, dan logam.
2.      Contoh dari senyawa ion, kovalen dan logam.
3.      Pengertian bentuk molekul.
4.      Penentuan bentuk molekul berdasarkan teori vsepr dan hibidisasi.

E.  Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan           : scientific
Model                    : Model Pembelajaran Kooperatif
Strategi                  : Kolaboratif & Kooperatif
Metode                  : diskusi, penugasan, latihan, dan penugasan.

F. Media dan Sumber Belajar
1.      LCD projector
2.      Video / animasi (kimia komputasi)
3.      Internet (webpage / webblog)
4.      Lembar Kerja Siswa (LKS)
5.      Buku-Buku Kimia SMA Kelas X
6.      Power point

G. Langkah-Langkah Pembelajaran
     I.  Pendahuluan (fase orientasi) (10 menit)
1.Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
2.Memotivasi siswa dengan mengajukan pertanyaan untuk menuntun siswa dalam mempelajari topik yang akan dibahas dan menggali pengetahuan awal siswa seperti :
Macam –macam ikatan kimia yang dipakai untuk memahami sifat fisis senyawa dan bentuk molekul.
3.Membagi siswa kedalam beberapa kelompok kemudian siswa diminta duduk bersama kelompoknya masing-masing.


     II.    Kegiatan Inti:
a.      Fase eksplorasi – imajinasi (65 menit)
·         Guru mengenalkan konsep tentang sifat fisis senyawa
·         Siswa mengkaji literatur untuk menjelaskan sifat fisis yang dimiliki senyawa ion, kovalen dan logam.
·         Siswa mengkaji literatur untuk dapat memberikan contoh untuk masing – masing jenis senyawa..
·         Siswa diminta melakukan diskusi tentang senyawa ion, kovalen dan logam dengan kelompoknya dan menuliskan hasil diskusinya pada LKS_1 (LKS kelompok).
b.      Fase internalisasi (45 menit)
·         Guru mengundi kelompok untuk presentasi, selanjutnya 3 kelompok yang terpilih difasilitasi untuk mepresentasikan hasil diskusi kelompoknya. (Kelompok 1 membahas senyawa ion, kelompok 2 membahas senyawa kovalen dan kelompok 3 membahas senyawa logam).
·         Siswa dari kelompok lain diberi kesempatan untuk memberikan komentar atau menanggapinya dengan bahasa yang baik serta santun. Dalam berkomentar/menanggapi, siswa diminta untuk menyebutkan identitas.
·         Memberikan latihan individu kepada siswa dalam menginterkoneksikan macam senyawa dan sifat fisisnya. LKS_2.
III.   Penutup (fase evaluasi) (15 menit)
·         Guru melakukan review terhadap hasil kerja siswa dan melakukan refleksi dengan meminta siswa mengungkapkan perasaan dan pendapatnya.
·         Memberikan tugas rumah tentang penentuan teori pembentukan molekul dari teori vsepr dan hibridisasi, terdapat dalam LKS_3.
H. Penilaian Hasil Pembelajaran
1.  Tes hasil belajar (penguasaan konsep) kimia menggunakan peskoran (setiap soal diberi skor 1 bila jawaban benar, dan skor nol bila salah).
2. Penilaian Sikap (perilaku) menggunakan rubrik penilaian perilaku
3. Penilaian keterampilan mengolah data hasil percobaan menggunakan rubrik kinerja.

Selasa, 24 Desember 2013

PERKEMBANGAN ANDROID

Android versi 1.1
Android diluncurkan pertama kali pada tahun 2007, namun sistem operasi ini mulai dirilis dan diterapkan ke berbagai gadget pada tanggal 9 Maret 2009. Android versi 1.1 merupakan Android awal yang memberikan sentuhan dibeberapa aplikasinya seperti sistem antar muka bagi pengguna (user interface) yang lebih baik, serta beberapa aplikasi yang lain.
Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada Mei 2009 Android kembali mengalami perubahan versi. Android versi 1.1 kemudian disempurnakan dengan Android versi 1.5 atau yang dikenal sebagai Android Cupcake. Perubahan  yang terjadi pada sistem operasi Android Cupcake bisa dibilang cukup banyak. Diantaranya adalah sistem fasilitas mengunggah video ke Youtube, aplikasi headset nirkabel bluetooth, tampilan keyboard dilayar, serta tampilan gambar bergerak yang lebih atraktif.
Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) diluncurkan dalam tempo kurang dari 4 bulan semenjak peluncuran perdana Android Cupcake, yaitu pada bulan September 2009. Android versi Donut memiliki beberapa fitur yang lebih baik dibanding dengan pendahulunya, yakni mampu menayangkan indikator baterai pada ponsel, pengguna dapat memilih dan menentukan file yang akan dihapus, zoom-in zoom-out gambar dengan membaca gerakan serta arah gerakan tangan (gesture), penggunaan koneksi CDMA/EVDO, dan lain sebagainya.
Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Masih ditahun2009, Android kembali merilis operating sistem versi terbarunya, yaitu Android versi 2.0/2.1 Eclair. Android Eclair diluncurkan oleh Google 3 bulan setelah peluncuran Android versi 1.6. Dengan meluncurkan 4 versi ditahun yang sama, akhirnya begitu banyak perusahaan pengembang gadget atau handset yang mulai tertarik untuk menggunakan dan mengembangkan Android sebagai platform utama yang digunakan untuk handset-handset terbaru mereka.
Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Pada tanggal 20 Mei 2010, Android versi 2.2 alias Android Froyo ini dirilis. Sistem operasi dengan julukan Froyo ini melakukan beberapa update dan juga pembenahan seputar aplikasi serta tampilannya. Keinginan untuk bisa menempatkan sebuah kartu ekspansi berbentuk slot Micro SD berkapasitas besar sudah bisa diwujudkan oleh OS versi ini. 
Android versi 2.3 (Gingerbread)
7 bulan kemudian Android kembali melakukan gebrakan dengan merilis kembali Android versi 2.3 atau yang dikenal sebagai Android Gingerbread. dari segi tampilan Gingerbread jauh lebih atraktif dan sudah mampu mendukung fitur dual kamera untuk melakukan video call. Bukan hanya itu saja, Android Gingerbread juga mulai mengkonsentrasikan kepada kemampuan untuk meningkatkan mutu aplikasi-aplikasi permainan berbasis mobile android.
Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Pada bulan Mei 2011 Android versi 3.0/3.1 atau Android Honeycom dirilis. Android Honeycomb merupakan sebuah sistem operasi Android yang tujuannya memang dikhususkan bagi penggunaan tablet berbasis Android. Halaman pengguna (user interface) yang digunakan pada Android versi ini juga sangat berbeda dengan yang digunakan pada smartphone Android. Hal tersebut tentu saja disebabkan oleh tampilan layar yang lebih besar pada tablet serta untuk mendukung penggunaan hardware dengan spesifikasi yang lebih tinggi yang digunakan pada perangkat tersebut.
Android versi 4.0 (ICS: Ice Cream Sandwich)
Android ICS atau Ice Cream Sandwich juga dirilis pada tahun yang sama dengan Honeycomb, yaitu pada bulan Oktober 2011. Begitu banyak fitur-fitur terbaru yang disematkan pada sistem operasi ini, antara lain yaitu fitur yang memaksimalkan fotografi, grafis dan resolusi gambar, kualitas video, sistem pengenal wajah dan masih banyak lagi lainnya.
Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean merupakan versi Android yang terbaru pada saat ini. Salah satu gadget yang menggunakan sistem operasi Jelly Bean adalah Google Nexus 7 yang diprakarsai oleh ASUS, vendor asal Taiwan yang juga menjadi teman satu kampung halaman dengan Acer. Fitur terbaru dari sistem operasi Android Jelly Bean ini salah satunya adalah peningkatan kemampuan on-screen keyboard yang lebih cepat serta lebih responsif, dan beberapa fiture keren lainnya.

Android versi 4.4 (KitKat)

Kehadiran android kitkat merupakan pelucuran produk OS anyar yang dilucurkan pada 4 september 2013, sebelumnya banyak kabar beredar jikalau android akan meluncurkan OS baru yang bernama Android Key Lime Pie namun setelah di analisa tidak sesuai dengan ejaan orang umum, sehingga namanya diganti dengan OS Android KitKat yang sebagian besar orang sudah familiar.